Tuesday, June 4, 2013






JANJI HATI



Terbagi rasa hati,
kala kau pergi tinggalkan janji,
wujudkan mimpi.....
Tinggalkan aku sendiri.

Terbagi janji hati,
untuk bersetia menemani
atau lanjutkan langkahku sendiri.

Kau tak pernah bisa mengerti,
atau setidaknya belajar memahami,
betapa semua itu
bagiku begitu berarti.
Seperti adamu sendiri,
yang teramat istimewa
buat siapa saja...
Aku memujamu,
tanpa batasan ruang dan waktu.
Aku menyanjungmu,
walau berjuta ragu terus mengganggu.
Jarak yang terrentang,
samudra yang membentang,
langit dan gunung menjulang,
betapa semua itu tak sebanding dengan yang kurasakan.

Terbagi rasa hati,
kala kau pergi tinggalkan janji,
wujudkan mimpi.
tanpa pernah mengerti
'ntah kapan kau akan kembali.
Aku disini menanti,
dalam sepi,
dengan satu janji pasti.
Tak ingin berbagi hati.
Tak ingin berbagi janji.
Aku.....
disini kan slalu menanti.....




Jalan Cinta 




Pahamilah kekasihku,
betapa aku menyayangmu,
dengan segenap kasih dan cintaku.

Kuhanya ingin engkau tahu,
betapa Allah lebih menyayangku,
dengan jalan yang tlah Dia pilih untukku.

Jauh darimu,
terpisah oleh jarak dan waktu,
terrentang oleh samudra dan langit membiru,
itu bukti kuasaNya atas kasihku terhadapmu..............

Yakin dan pahamilah salalu,
bahwa aku menyayangmu,
dengan segenap rasa yang ada di hatiku,
dengan sepenuh jiwa yang ada dikalbu.
aku akan selalu mengasihimu.

Yakin dan percayalah selalu,
bahwa apa semua yang kukatakan padamu,
terlahir dari lubuk cintaku,
karna aku tahu 
bahwa, betapa aku menyayangmu.

Tapi sekali lagi kasihku................
Allah telah memilih jalan untukku.
Jalan yang untuk tahupun kau tak tahu,
apalagi untuk mengerti dan sepaham denganku.
Sungguh aku berharap suatu waktu,
bahwa kau akan berusaha untuk tahu dan belajar untuk mengerti itu,
mengerti tentang jalanku,
yang teramat sangat berbeda dengan jalanmu.
Pahamilah kasihku,
berpisah denganmu adalah hal terberat buatku.
tak mendengar sapamu adalah waktu terlama dalam hariku,
tapi hanya itu yang kutahu,
yang terbaik untuk kau dan aku.............
maafkan aku.





AKU RAGU




Bersamamu,
aku ada disimpang jalan berliku.
Arah mana mesti kutuju............
sementara kau menunggu disalah satu jalan itu.

Aku,
aku bimbang bersamamu,
aku ragu kemana mesti menuju.
Jalanmu,
jalan penuh liku.
Jalan yang tak pernah kutahu
kearah mana kau akan menuju.

Aku,
bersamamu aku selalu ragu.
Haruskah kuterus melaju
mengarung samudra bersamamu
dengan bahtera yang tak tahu arah menuju.

Aku,
ijinkan ku pergi menurut jalanku.
jalan yang tlah pasti walau kadang penuh liku.
Tapi aku tahu hendak kemana ku mesti menuju.
Sungguh,
bersamamu ku slalu ragu.
Terlalu banyak yang tak bisa kutahu,
apalagi paham tentangmu.....